Wantedly Journal | 仕事でココロオドルってなんだろう?

Recruiters

Apa itu Social Recruitment dan Keuntungan Bagi Anda

2017/03/06

Di era digital ini, hampir seluruh bentuk aktivitas, transaksi dan kebutuhan sehari- hari tidak luput dari aplikasi teknologi. Dengan menggunakan platform online, banyak sekali kemudahan dan keunggulan yang bisa didapatkan dalam kehidupan modern.

Tidak luput, kehebatan teknologi dalam bentuk platform online yang bersifat sosial dan menyeluruh juga telah merambah ke dunia tenaga kerja. Jika dulu sistem mencari pekerja atau pekerjaan sering menggunakan media offline seperti iklan surat kabar atau mulut ke mulut, kini iklan- iklan lowongan pekerjaan sudah marak tersebar di berbagai platform sosial media dan website khusus lowongan pekerjaan. Istilah headhunter atau rekruter pekerjaan tidak asing lagi di telinga kalangan usia produktif di Indonesia.

Lalu apakah kinerja rekrutmen sosial berbasis teknologi di Indonesia sudah mencapai titik puncak? Tentu saja tidak. Bahkan revolusi di dunia kerja baru saja mengalami perubahan yang sangat menarik dengan kemunculan Wantedly. 

Berbeda dengan situs atau platform online lowongan kerja biasanya, Social Recruitment Wantedly bekerja dengan sistem yang unik dan istimewa dalam menghubungkan penyedia pekerjaan dan talent dengan hasil yang sangat memuaskan.

Wantedly berbentuk platform online layaknya sosial media dengan postingan pekerjaan yang tersedia. Terdapat juga berbagai fitur untuk talent yang berminat terhadap lowongan pekerjaan tertentu. Si talent yang mencari pekerjaan bisa langsung melamar, berbincang dengan pihak penyedia pekerjaan atau sekedar memberikan notifikasi ketertarikan pada postingan job tertentu.

Sebagai alat rekrutmen sosial, Wantedly juga terhubung dengan Facebook, Linkedin, dan Twitter. Bukan tanpa alasan, koneksi ke platform sosial media terbesar di dunia ini didukung oleh fakta dan hasil riset global dari nama- nama terpercaya, antara lain:

1. Sebanyak 73 % tenaga kerja usia produktif, terutama kaum millenial mengandalkan pencarian pekerjaan melalui social media, sesuai studi oleh Aberdeen Group. Hingga 70% jumlah wanita yang mencari pekerjaan melalui sosial media adalah mereka yang memang muda, berpotensi dan memiliki pendidikan yang mendukung.

2. Sosial Media mampu mendongkrak minat mencari pekerjaan, bahkan pada kandidat pasif atau mereka yang tidak sedang mencari pekerjaan hingga 80%. Sedangkan jumlah kandidat aktif bisa mencapai hingga 83% di Facebook, sesuai riset oleh Jobcast dan mencapai 8 juta buah lamaran via Twitter ( Business 2 Community).

3. Dibandingkan dengan metode rekrut karyawan konvensional, tingkat kepuasan bagi perusahaan dan pekerja yang “bertemu” via sosial media meningkat hingga 49% ( BusinessWest) dengan kualitas pekerja yang memuaskan hingga 59%.

4. Ingin tahu berapa banyak perusahaan 500 Fortunes yang memposting lowongan iklan di laman sosmed mereka? Hampir 45 %sesuai data oleh Staff.com.

5. Fakta menarik lainnya datang dari CareerBuilder dimana 94% dari headhunter atau perekrut pekerja giat menggunakan sosial media untuk menemukan calon karyawan terbaik untuk perusahaan yang membutuhkannya

Berminat untuk mulai memanfaatkan kekuatan social media untuk rekruitmen? 

Mulailah  dengan gratis disini - Wantedly Admin Gateway for recruiters-


NEXT